Goyahnya Industri Daur Ulang Negeri Cina

Sisa Mainan Plastik, Guiyu, Provinsi Guangdong, 2004 – Edward Burtynsky

Industri daur ulang di Cina bergerak dengan latar belakang yang berbeda dengan kebanyakan negara Barat. Di Cina motif dari pelaksana daur ulang adalah murni ekonomi, bukan lagi kesadaran lingkungan.

Daur ulang merupakan bisnis yang menguntungkan bagi semua pihak, dan mengalami puncaknya pada tahun 2007. Warga dapat menjual barang bekas pada kolektor dengan harga yang ditentukan berdasarkan nilai sumber daya yang dapat dimanfaatkan kembali dari barang bekas tersebut. Barang-barang tersebut kemudian dijual ke depot-depot  penampungan di pinggiran kota untuk diolah lebih lanjut.

Saat ini Cina telah menjadi pendaur ulang kelas dunia. Berbagai jenis sampah dunia telah menemukan jalannya dengan kapal-kapal kontainer ke pelabuhan di Cina Timur dan Cina Selatan untuk didaur ulang, termasuk diantaranya limbah berbahaya dan limbah-limbah elektronik (e-waste).

Berdasarkan bcc Research Market Forecasting tahun 2007, jumlah bahan daur ulang di Cina pada tahun 2007 adalah 142.300.000 metrik ton dan diperkirakan meningkat menjadi 244.800.000 metrik ton pada tahun 2013. Segmen dengan pertumbuhan tercepat adalah ban daur ulang dan reklamasi karet sejumlah 1,9 juta metrik ton. Diperkirakan jumlah ini akan mencapai 4,2 juta metrik ton pada tahun 2013.

Namun demikian, pada 2012  industri daur ulang bernilai miliaran dolar ini menukik tajam akibat krisis ekonomi global dan penurunan harga komoditas.Selain itu, pemerintah Cina telah menentukan kebijakan baru yang memperketat aturan impor limbah padat dan ijin industri daur ulang.

Runtuhnya bisnis daur ulang telah mempengaruhi perekonomian kaum menengah, para ​​perantara yang membeli produk limbah dan pabrik-pabrik yang mengubah limbah didaur ulang menjadi produk siap jual.

Korban utama adalah lingkungan, sampah membanjir di tempat-tempat yang mengancam kesehatan masyarakat. Sebagai negara dengan industri daur ulang sampah terbesar di dunia, Cina mendapatkan dampak akut dari perubahan ini, meskipun 70% dari bahan industri daur ulang didatangkan dari luar negeri.

The New York Times

Kemerosotan bisnis daur ulang di Cina saat ini menjadi masalah global. Kontainer penuh sampah tiba di pelabuhan-pelabuhan Cina  dan Hongkong dari berbagai negara dunia tanpa tahu kapan akan didaur ulang. Cina sekarang memiliki lebih banyak sampah daripada yang dapat dicernanya.

Sorting limbah elektronik, Zeguo, Provinsi Zhejiang , 2004 – Edward Burtynsky

Membahas mengenai perombakan radikal industri daur ulang di Cina, Resources Recycling Industry Exhibition (CIRR), akan digelar pada bulan September di Shanghai. Acara tahunan yang berfokus pada daur ulang dan pemanfaatan kembali sumber daya ini  merupakan eksibisi ke-6, sejak pertama kali dilaksanakan pada tahun 2007.

About these ads

Berikan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s