Vertical Ecosystem Structure

Pertumbuhan kota tanpa disadari secara perlahan mengikis keberadaan vegetasi alami di dalamnya. Kebutuhan ruang akan perkantoran dan area residensial yang tinggi mengorbankan keberadaan ruang terbuka hijau yang semakin lama semakin sedikit jumlahnya. Hal ini berdampak langsung terhadap kualitas udara di perkotaan. Ketiadaan filter CO2 alami (tumbuhan) dapat menyebabkan masalah kesehatan akibat kadar CO2 bebas yang relatif tinggi sebagai udara pernapasan. CO2 bebas secara alami juga dapat menyimpan panas dari cahaya matahari sehingga secara tidak langsung dapat menaikkan suhu rata-rata kota. Bila kondisi ini tidak berubah maka akan berdampak pada kondisi kota yang menjadi tidak nyaman dan layak sebagai area hunian.

Pertumbuhan dan perkembangan kota tidaklah mungkin untuk dihentikan, tetapi dapat dikendalikan untuk mengurangi dampak lingkungan yang dihasilkan. Ilmuwan dan praktisi telah mencoba merancang dan membangun beberapa metode sebagai bentuk kompensasi dari alih fungsi ruang terbuka hijau, salah satunya adalah dengan cara membangun vegetasi buatan. Namun, dengan luas lahan yang sempit maka tidak ada cara lain membuat vegetasi buatan selain dengan membangun secara vertikal. Vegetasi vertikal ini biasa kita jumpai dalam bentuk living wall, green wall, vertical garden dan sebagainya. Semua bentuk vegetasi itu umumnya disebut sebagai Vertical Landscape (VL).

Vertical Ecosystem Structure (VES) adalah salah satu bentuk varian dari VL. Perbedaan utama antara VES dengan bentuk VL lainnya adalah konsep pembangunannya yang benar-benar menyatu dengan struktur bangunan. Pada dasarnya, VES adalah versi raksasa dari living wall. Semakin besar vegetasi yang dibuat, maka semakin kompleks faktor-faktor yang diperhitungkan. Sehingga untuk menjaga keberlangsungan hidup dari vegetasi VES, pembangunan struktur bangunan benar-benar melibatkan bagian-bagian penunjang VES pada cetak birunya.

Desain struktur gedung melibatkan desain VES ke dalamnya – Gizmag

Ssesuai dengan namanya, VES mengusung konsep ekosistem yang bersifat berkelanjutan (sustainable). Dengan demikian, diharapkan vegetasi yang ditumbuhkan pada struktur VES dapat tumbuh secara mandiri, dengan catatan ketersediaan air dan nutrisi mencukupi kebutuhan dari vegetasi tersebut. Karena itu, pada perancangan awal gedung, peletakan saluran air disesuaikan dengan desain VES sehingga fungsi irigasi yang diinginkan dapat berjalan lancar sebagaimana mestinya. Penghitungan kekuatan bangunan (contoh: tebal beton) juga melibatkan desain vegetasi sebagai salah satu parameter sehingga struktur gedung nantinya akan mampu menopang struktur VES dengan kuat.

VES memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan bentuk vegetasi buatan skala besar lain nya seperti green roof. Green roof memiliki beberapa keterbatasan terutama dalam hal berat karena peletakan vegetasi di atap gedung membutuhkan kekuatan struktur gedung yang mumpuni dan seimbang. Berbeda dengan VES yang dari awal sudah menyatu dengan pilar pondasi gedung sehingga relatif tidak menambah beban. Selain itu VES juga memiliki keunggulan dalam menanggulangi permasalahan akibat kebocoran sistem air/irigasi. Jika struktur green roof mengalami kebocoran pada lapisan waterproof-nya, air yang bocor berpotensi merusak gedung dan menyebabkan kerugian yang besar. Sedangkan bila VES mengalami kebocoran sistem irigasi, air yang bocor dapat dialihkan dengan cepat ke bagian lain karena bentuknya yang vertikal. Selain itu, perbaikan bagian yang rusak pada struktur VES lebih mudah, cukup mengisolasi dan kemudian menggantinya/memperbaikinya, tidak serumit green roof.

Dengan dibangunnya VES, maka atap gedung dapat dimanfaatkan untuk hal yang lain, contohnya seperti pemasangan panel surya sebagai sumber listrik alternatif. Hal ini sangat berguna ketika membangun gedung yang mengusung prinsip eco-friendly. Keberadaan VES pun bisa dipadukan dengan fungsi lain seperti fungsi rekreasi kota ataupun hanya sekedar aksesoris kota yang dapat memberikan kesejukkan di tengah-tengah himpitan gedung-gedung besar yang menjadi pusat aktivitas warga.

Keberadaan VES juga dapat dipadukan dengan fungsi lain, misalnya seperti arena panjat dinding – Gizmag

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s