Hijaukan Rumah dengan Sky Planter

Sky planter memberikan nuansa yang unik dalam menyajikan tanaman hias Boskke

Banyak cara yang dapat dilakukan untuk mendekorasi rumah dengan tanaman hias. Patrick Morris, seorang perancang asal Inggris menciptakan sebuah inovasi penyajian tanaman hias di dalam ruangan. Ia merancang sky planter yang jika dilihat sekilas tampak seperti pot tanaman yang terbalik. Yang menarik adalah pot tersebut dirancang dengan menggunakan prinsip pot grobal ciptaan Treg Bradley, yang disebut dengan techno-organic” self-watering planter.

Pada prinsipnya pot grobal memiliki dua ruangan, yaitu grow chamber yang terletak pada bagian atas dan reservoar yang terletak pada bagian bawah. Grow chamber berisi tanah tempat tanaman tumbuh, sedangkan reservoar berisi air dan zat-zat nutrisi yang dibutuhkan tanaman. Di antara kedua ruangan tersebut, terdapat sebuah struktur yang berbentuk kapiler dan memiliki lapisan penyaring. Struktur ini berfungsi untuk menyalurkan air dan nutrisi dari reservoar ke grow chamber sehingga tanaman tidak perlu disiram secara rutin, cukup hanya dengan mengisi kembali reservoar dengan air dan nutrisi setiap satu/dua kali sebulan.

Pot grobal memiliki mekanisme internal resevoir system sehingga cocok bagi yang memiliki kesibukan yang cukup tinggi – Karim Rashid

Sky planter menggunakan mekanisme yang sama dengan pot grobal sehingga air dapat mengalir langsung ke akar tanaman dan tidak mengalami penguapan. Kemampuan ini membuat sky planter dapat menghemat penggunaan air hingga 90 persen jika dibandingkan dengan pot biasa. Penggunaan sky planter tidak membutuhkan banyak ruang sehingga cocok untuk diaplikasikan di lingkungan perkotaan yang tidak menyediakan banyak lahan hijau. Karena itu tidak heran jika karya Patrick Morris ini mendapatkan penghargaan Red Dot design award dan U.K New Designers ceramic design award.

Sky planter menyediakan kemudahan bagi siapapun yang ingin memiliki tanaman hias di dalam rumah, namun memiliki pengetahuan yang sedikit tentang berkebun. Salah satu bentuk kemudahan tersebut adalah keberadaan float stick yang menandakan volume air yang tersisa di dalam pot. Dengan begitu, pemilik tanaman dapat mengetahui secara pasti kapan harus mengisi kembali reservoar tanpa harus mengikuti dahulu pelatihan berkebun.

Float stick berfungsi sebagai penanda volume air dan nutrisi di dalam pot – Boskke

Mike McDowell, seorang juga merancang pot gantung yang diberi nama MudPuppy, namun dikhususkan untuk tanaman-tanaman jenis epifit yang tidak membutuhkan tanah, terutama tanaman jenis Tillandsia. Tillandsia mengambil kebutuhan air dari uap air yang terkandung di sekitar tanaman dengan menggunakan daunnya sehingga MudPuppy tidak membutuhkan mekanisme penyediaan air yang kompleks seperti ciptaan Patrick. Tempest, seorang mahasiswa teknik yang berprofesi ganda sebagai seniman dan blogger, menciptakan pot gantung yang terinspirasi dari karya Pattrick dan Mc Dowell. Bedanya, Tempest menggunakan barang-barang yang sudah tidak terpakai sebagai bahan untuk membuat pot. Ia menggunakan botol bekas kemasan shampoo, tali dan cat semprot untuk membuat pot gantung sederhana yang dapat menjadi alternatif yang sifatnya murah dan ramah lingkungan.

Penggunaan MudPuppy dikhususkan untuk tanaman jenis epifit, terutama Tillandsia MudPuppy

Pot gantung sederhana ciptaan tempest yang berasal dari barang-barang yang sudah tidak terpakai lagi Inhabitat

One response to “Hijaukan Rumah dengan Sky Planter

  1. Ping-balik: Bertani Herba dan Sayuran di dalam Rumah dengan Auxano Hydroponic | Jurnal Hijau·

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s