H+Bag : Menyulap Kantong Belanjaan Menjadi Hanger

H+Bag – Yanko Design

Bisnis fashion, termasuk di Indonesia, menjadi salah satu sektor yang berkembang dengan sangat pesat saat ini. Merek-merek baru bermunculan seiring membaiknya perekonomian nasional dan penerapan pasar bebas yang memudahkan produsen memasarkan produknya. Tapi ternyata geliat di sektor tersebut menimbulkan masalah baru di bidang lingkungan, yakni peningkatan penggunaan kantong plastik.

Penggunaan kantong plastik sebenarnya sudah menjadi isu yang hangat dibicarakan, terutama ketika bisnis minimarket mulai tumbuh. Menjamurnya minimarket sedikit banyak menyumbang sampah plastik dalam porsi yang tidak sedikit. Menyikapi kondisi ini, pihak penjual memberikan solusi berupa penggunaan plastik biodegredable dan kantong kertas. Di Indonesia, opsi pertama lebih populer karena plastik biodegredable dianggap lebih fleksibel dan tidak merepotkan.

Berbeda dengan minimarket, penggunaan plastik biodegredable tidak begitu populer di kalangan pelaku bisnis fashion. Selain dianggap tidak artistik, kantong plastik juga tidak dapat mencerminkan ciri khas dari brand yang dibawa. Karena itu, pelaku yang bergerak di bisnis ini lebih memilih kantong kertas sebagai kantong belanjaan, termasuk di Indonesia.

Ternyata penggunaan kantong kertas menambah masalah baru bagi lingkungan. Setelah dipakai, konsumen biasanya akan membuangnya begitu saja. Padahal, bahan baku kertas adalah kayu pohon, sehingga penggunaan kantong kertas dianggap hanya menyia-nyiakan sumber daya hayati. Menyikapi permasalahan tersebut, tiga mahasiswa Kyunghee University mencoba menjawab tantangan tersebut dengan menciptakan H+Bag.

“In order to face against the environmental problem, instead of plastic bags, paper bags have been activated by clothing retailers. “However, it was also proven ineffective since customers throw them away after using them once. This causes another problem with wasting natural resources,” jelas Younha Hwang, Hyojun Jeon dan Minjae Kwan dalam proposal mereka untuk 2012 IF Design Talents Awards – Ecouterre

H+Bag dapat digunakan sebagai kantong kertas dan juga hanger – Yanko Design

H+Bag pada dasarnya hanyalah kantong kertas biasa. Inovasi yang dilakukan oleh Hwang dkk. adalah dengan menambahkan struktur tambahan berbentuk seperti gantungan. Kantong kertas dapat dilipat dan dibentuk sesuai dengan instruksi untuk kemudian dipasang pada struktur gantungan sebagai lengan hanger. Yang menarik dari produk inovatif ini adalah proses modifikasinya yang bersifat reversibel, sehingga hanger dapat diubah kembali menjadi kantong kertas jika dibutuhkan. Hal ini mungkin dilakukan karena proses modifikasi hanya melibatkan kemampuan melipat kertas tanpa memotong atau merusaknya.

Meskipun sederhana, inovasi kecil ini diharapkan dapat membantu menyelesaikan permasalahan sampah yang masih belum terselesaikan di kota-kota besar. Hwang dkk. berharap dengan menambahkan nilai lebih pada kantong kertas ciptaannya, penggunaan kantong kertas tidak lagi dianggap menyia-nyiakan sumber daya hayati.

“Don’t stack shopping bags in a corner anymore. You can transform shopping bags into hangers. It is a little start making the Earth beautiful,” tambah Hwang dkk.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s