Apakah Mobil Listrik Benar-benar ‘Hijau’?

TRONDHEIM — Sebuah studi yang dilakukan Norwegian University of Science and Technology (NUST) menemukan bahwa mobil listrik tidak lebih ramah lingkungan dibandingkan mobil konvensional.

Mobil listrik Opel Meriva EV. – Electric Vehicle News

Berdasarkan penelitian yang diterbitkan di Journal of Industrial Ecology ini, mobil listrik berbasis baterai yang umum digunakan saat ini banyak mengotori lingkungan dari sejak masih dalam fase produksi hingga fase pemakaian.

Professor Anders Hammer Stromman dari NUST mengungkapkan bahwa produksi baterai dan mesin listrik menggunakan banyak mineral toksik seperti nikel, tembaga dan aluminium. Akibatnya, limbah yang dihasilkan pada produksi mobil listrik lebih berdampak negatif dibandingkan mobil petrol atau diesel.

Tidak semua sumber listrik berupa energi terbarukan. – MEEB

Stromman juga menambahkan bahwa limbah tersebut berkontribusi besar terhadap pembentukan hujan asam, polusi udara, asap, hingga keracunan pada lingkungan manusia maupun ekosistem. Produksi mobil listrik juga mengancam deposit sumber daya mineral.

Akan tetapi, hal tersebut dapat ditanggulangi jika saat masa pemakaiannya mobil listrik memanfaatkan listrik yang diproduksi energi terbarukan. Sayangnya, sebagian besar negara di dunia masih menggunakan energi tidak terbarukan sebagai pembangkit listrik sehingga menghilangkan esensi ‘ecofriendly‘ dari mobil listrik.

It is counterproductive to promote electric vehicles in regions where electricity is primarily produced from lignite, coal or even heavy oil combustion.” kata Stromann.

Namun studi tersebut juga menambahkan bahwa mobil listrik dengan teknologi terkini memiliki masa hidup yang lebih besar (200.000 km) sehingga mengurangi dampak perubahan iklim sebesar 27-29% dari mobil petrol dan 17-20% dari mobil diesel.

Dari studi tersebut, tidak disimpulkan bahwa mobil listrik sepenuhnya berdampak buruk terhadap lingkungan. Para peneliti NTSU berusaha menekankan bahwa mobil listrik memberikan dampak positif jika digunakan pada situasi yang tepat. Pembuatan mobil listrik menjadi lebih bermanfaat jika pembangkit listrik setempat pun menggunakan energi terbasukan.

One response to “Apakah Mobil Listrik Benar-benar ‘Hijau’?

  1. Ping-balik: Motor listrik itu tidak green belum betul – betul ramah lingkungan dan resiko memperparah krisis listrik | Mengupas soal motor·

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s