The Forest Life: Memperkenalkan Perubahan Iklim Pada Masyarakat Bawah

Perubahan iklim merupakan isu yang erat kaitannya dengan keberlangsungan hutan. Ilmuwan menyatakan bahwa 17-20% dari emisi gas rumah kaca berasal dari deforestasi dan degradasi hutan.

Berbicara tentang hutan, terutama hutan tropis, tentu tidak pernah lepas dari masyarakat adat hutan. Setiap hutan tropis adalah rumah untuk masyarakat adat yang telah hidup berabad-abad di dalamnya. Sebagai salah satu pihak yang terancam, masyarakat yang umumnya masih miskin ilmu dan informasi ini perlu disosialisasikan mengenai perubahan iklim.

Di tahun 2012, Asia Indigenous Peoples Pact (AIPP) dan International Work Group for Indigenous Affairs (IWGIA) menerbitkan sebuah buku komik yang membawakan perihal perubahan iklim dan REDD (Reducing Emission from Deforestation and forest Degradation in developing countries). Komik ini berjudul The Forest Life: Knowledge for communities.

The Forest Life oleh APP dan IGWIA. –Mongabay Indonesia

Pasalnya, The Forest Life ditujukan untuk masyarakat adat dan siswa. The Forest Life memaparkan perubahan iklim dan REDD secara sederhana dengan deskripsi singkat dan ilustrasi agar lebih mudah dimengerti. Buku ini juga menjelaskan pentingnya keberadaan hutan bagi perubahan iklim dan bagaimana hal tersebut mempengaruhi masyarakat adat.

The Forest Life oleh APP dan IGWIA. –Mongabay Indonesia

Dengan diterbitkannya buku ini, diharapkan bahwa masyarakat adat pun bisa ikut waspada terhadap perubahan iklim.

The Forest Life oleh APP dan IGWIA. –Mongabay Indonesia

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s