Perusahaan Singapura Membuat Aksesoris Dari Ranjau

SINGAPURA — Perusahaan aksesoris Saught memperkenalkan tiga koleksi di tahun 2012. Tiga koleksi ini merepresentasikan gerakan yang dipromosikan perusahaan ini: Freedom from WarFreedom from Poverty dan Freedom from Fear.

Bagaimana perusahaan asal Singapura ini membawakan tiga gerakan tersebut? Saught menggandeng masyarakat Kambodia untuk menciptakan anting, kalung, cincin hingga gelang dari sampah ranjau.

Salah satu koleksi Saught. -Ecouterre

Salah satu koleksi Saught. – Ecouterre

Setelah era Khmer Rouge, sekitar 2,7 juta ton ranjau ditemukan di Kambodia. Saat ini, 646 m2 dari wilayah Kambodia yang telah disterilisasi dari ranjau tidak dapat digunakan untuk pertanian. Karena itu, rakyat Kambodia mengalami kesulitan dalam menghasilkan uang cukup untuk kehidupan sehari-hari.

Bekerjasama dengan Italian NGO Fileo Development Organisation dan Rajana Association, masyarakat lokal Kambodia dilatih fine jewelry art dan dipekerjakan untuk menghasilkan mata pencaharian tersendiri. Sekitar 27 orang dilatih dan dipekerjakan oleh Temasek Polytechnic’s School of Design untuk menghasilkan aksesoris-aksesoris cantik dari sampah ranjau.

Pembuatan aksesoris dari sampah ranjau. -Ecouterre

Pembuatan aksesoris dari sampah ranjau. – Ecouterre

The beautiful thing about fashion is that it reflects the sentiment and culture of the season that its in, and is a true representation of your identity and person. We see Saught as being part of a movement within the fashion industry to one where fashion cares about what matters – people and the planet.” ungkap Pamela Yeo, penemu Saught.

Melalui koleksi ini, Saught mengajak pelanggan-pelanggannya untuk menjadi duta perdamaian. Simbol-simbol yang digunakan pada koleksi ini diharapkan dapat merepresentasikan gerakan yang ingin dibawa Saught.

One response to “Perusahaan Singapura Membuat Aksesoris Dari Ranjau

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s